Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengapa massa lalu terasa lebih indah?

Mengapa massa lalu terasa lebih indah?
Sejak di lahirkan hingga saat ini, kita telah melewati banya lika-liku kehidupan, yang kadang membuat kita lelah. ekspektasi tak sebanding dengan realita.

Rasanya makin hari makin terasa berat. dari hari ke hari rasanya tak ada perubahan. malah terkadang merasa semakin ke sini semakin banyak beban yang harus ditanggung. 

Disaat itulah, terkadang di antara kita merasa massa lalu terasa lebih indah. rasanya ingin kembali ke massa itu. ingin mengulangi massa itu. Mungkin diantara kita pernah merasakan itu. 

Kenapa massa lalu kadang terasa begitu indah atau menyenangkan? 

Itu dikarenakan kita suda berada di level yang berbeda. Pada massa lalu kita masih berda di level rendah dari level kita sekarang.

Itu sebabnya massa lalu terasa lebih mudah dan menyenangkan. 

Kalau diibaratkan seperti sekolah. Saat kita sekolah SD dimana pelajaran waktu itu kadang terasa sangat sulit bagi kita, namun Ketika kita sudah naik kelas dan berada ditingkat SMP, mata pelajaran kelas SD terasa mudah bagi kita. Kurasa itu masuk akal bukan hehehehe. 

Selain itu juga ada pepatah mengatakan “semakin tinggi pohon, semakin besar pula terpaan angin”. Jadi wajar kalau hari kemarin terasa lebih mudah atau indah.

Namun perlu diketahui jika kita merasa bahwa hari ini lebih berat dari hari kemarin maka kita perlu berbangga, sebab kita telah mengalami kemajuan, level kita telah meningkat dari hari kemarin.

Ingat Ini kehidupan. Dalam kehidupan itu seperti naik anak tangga, dimana makin hari makin keatas dan melelahkan.

Baca Juga: Massa Sulit Ada Batas WaktunyaDimana ketenangan itu terletak?

Jangat sering-sering  mengingat massa lalu, tapi jangan juga dilupkan.

Jadikan massa lalu sebagai pembelajaran bagi kita untuk terus bergerak maju. Dijadikan sebagai pengalaman hidup. Supaya kedepannya kita tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

Yang harus kita lakukan hanyalah terus bergerak maju, apapun yang ada dihadapan kita, kita harus hadapi. ditambah dengan rasa iklas dan bersyukur dalam menjali hidup ini, akan dapat menghilangkan perasaan-perasaan itu.

Terima kasih

Baca Juga: Perkembangan revolusi industri 1.0 sampai 4.0


Tarmuji
Tarmuji Aktif di depan Komputer dan suka Kopi.