Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Badai Pasti berlalu Tapi Menyisakan Porak-Poranda

Badai Pasti berlalu Tapi Menyisakan Porak-Poranda

Dari judul mungkin sedikit ngeri. Namun maksud badai disini bukan badai angin kencang ataupun badai cetar membahana yaa. Maksud disini badai kehidupan hhmmmmmm.

Yaa badai kehidupan atau yang sering disebut massa sulit. Badai ini bisa menerjang siapa saja. Semua orang pasti pernah melewati badai dalam perjalanan hidupnya.

Badai kehidupan pasti berlalu, tapi apakah hanya akan berlalu begitu saja? Kurasa tidak, pasti akan meninggalkan sesuatu yang merugikan, entah luka fisik, perasaan, harta, atau yang lainnya.

Seperti halnya badai yang menerjang suatu wilayah, pasti akan meninggalkan suatu kerusakan atau kerugian.

Baca Juga: Dunia Sama dari dulu Hingga sekarang

Namun apakah kita harus meratapi itu semua, Jika kita  melakukan itu, maka hanya akan sia-sia. Karena jika badai sudah terjadi ya terjadi, tidak dapat dihentikan tidak dapat dicegah hingga badai itu pergi. Jika badai itu sudah pergi akan meninggalkan seperti yang saya sebutkan diatas.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Ya terima semuanya lalu berusaha membangunnya kembali. 

Tapi semua sudah habis tak tersisa, yang tersisa hanyalah kerusakan dan kerugian? Ya tetap bangun kembali, pasti ada jalan keluarnya. Sebab Allah Subhanahu wata’ala tidak mungkin memberikan ujian tanpa jalan keluar.

Mungkin mudah berkata seperti itu, tapi saat menjalani belum tentu kuat. 

Namun banyak  orang-orang yang bisa bangkit akibat kerusakan badai ini. Saya yakin Kesuksesan seseorang itu diraih dengan kerja keras.

Mereka pernah mengalami kerusakan dan kerugian, tapi mereka mampu bangkit. Serta saya tidak percaya bahwa ada orang yang kehidupannya tidak pernah menemui badai. Setiap orang pasti menemui yang namanya badai kehidupan, tapi bentuknya berbeda-beda.

Baca Juga: Mengapa massa lalu terasa lebih indah?

Yang perlu kita lakukan hanya menumbuhkan rasa percaya didalam hati bahwa ada jalan keluar untuk membangun kembali semua yang telah hancur, membangun semuanya dari nol, dan yakin ini lah titik balik untuk berkembang menjadi lebih besar lagi. 

Yakin bahwa semua yang telah hilang akan diganti dengan yang lebih baik. Semuanya akan terbayar pada saatnya.

Bangkit atau tidak , maju atau menyerah itu tergantung diri kita masing-masing. Karena tak ada orang yang akan membantumu selain diri kita sendiri. Mungkin mereka hanya membantu sedikit, tapi apakah itu bisa menyelesaikan masalah?, kurasa tidak. Yang bisa menyelesaikan ya hanya diri kita sendiri tak ada orang lain.

Tapi perlu kita ingat, Allah Subhanahu wata’ala tak akan pernah meninggalkan hambanya, dia akan selalu ada. Saat kita senang ataupun susah Allah Subhanahu wata’ala selalu ada.

Saya pernah membaca sebuah kata-kata motivasi yang bunyinya “orang kuat adalah orang yang mampu bertahan dalam setiap kesulitan dan mampu menyelesaikannya”.yaa itu benar sekali, orang dianggap kuat jika mampu bertahan dan terus maju.

Kesimpulannya badai kehidupan adalah ujian dari Allah untuk kita, ujian yang berat dalam hidup dan biasanya meninggalkan kerugian atau kerusakan. 

Bisa tidaknya kita membangun kembali itu semua, tergantung kita. 

Namun jika kita berusaha bersungguh-sungguh dalam membangun kerusakan yang telah terjadi, maka akan ada sesuatu yang indah. Terima Kasih

Baca Juga: Massa Sulit Ada Batas Waktunya


Tarmuji
Tarmuji Aktif di depan Komputer dan suka Kopi.